Tampilkan postingan dengan label gangguan kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gangguan kesehatan. Tampilkan semua postingan

Suatu kelainan yang hingga sampai sekarang belum diketahui dengan pastinya penyebab dari penyakit ini. Ya, kelainan itu adalah "Autisme" atau dengan kata lainnya adalah suatu kelainan fisik dari perkembangan jiwa seorang anak pada masa tiga tahun pertama setelah dilahirkan. 
http://nbnl.globalwhelming.com/wp-content/uploads/2011/03/jake-barnett-450x300.jpg

Autisme menyebabkan seseorang yang menderitanya mengalami gangguan pada perkembangan kerja otaknya secara normal dalam kemampuan sosialitasnya dan juga kemampuannya dalam berkomunikasi dengan lawan bicaranya. 


Penyebab, Faktor, dan Jenis Autisme 
Seorang pakar kesehatan, Neil K. Kaneshiro, MD., MHA., menyebutkan bahwa "Autisme adalah sebuah kondisi fisik yang berhubungan dengan kelainan secara biologis dan kinerja otak seseorang." 

Seorang bayi yang baru lahir tidak bisa divonis bahwa ia menderita autisme ketika lahir, karena kondisi ini hanya dapat diketahui ketika anak tersebut menginjak tahun kedua dalam hidupnya. 

Kebanyakan orang tua menganggap bahwa anaknya tersebut menderita autisme dikarenakan pemberian vaksin dan juga obat-obatan yang telah menyebabkan anaknya menderita kelainan tersebut. 

Namun, beberapa studi tentang autisme menyebutkan bahwa hal tersebut tidak benar adanya. Bahkan, The American Academy of Pediatrics dan The Institute of Medicine (IOM) juga membenarkan bahwa seorang anak yang terjangkit autisme bukanlah dikarenakan pemberian vaksin dan obat-obatan lainnya. 

Akan tetapi, autisme lebih dikarenakan oleh kelainan pada kromosom anak tersebut dan juga permasalahan yang terjadi pada sistem saraf (neurological) dan juga faktor genetik atau keturunan dari anak tersebut. 

Terdapat pula sumber yang mengatakan bahwa ada kecurigaan yang menyebabkan seorang anak menderita kelainan autisme namun hal tersebut belum terbukti kebenarannya, yaitu diet, keracunan merkuri, ketidakmampuan tubuh dalam mengkonsumsi vitamin dan mineral tertentu, sensitif terhadap jenis vaksin tertentu. 
http://www.wessels-ib-support.nl/imagedump/autisme.jpg

Berdasarkan bukti yang ada, kebanyakan anak laki-laki yang menderita autisme dibandingkan dengan wanita dan terdapat beberapa jenis dari kelainan dalam perkembangan fisik dari seseorang itu sendiri, misalnya :

1. Asperger syndrome, layaknya autisme, namun perkembangan bahasanya normal. 

2. Rett syndrome, berbeda dengan autisme, hanya dialami oleh wanita. 

3. Childhood disintegrative disorder, kondisi yang sangat langka dimana sang anak hanya dapat melatih kemampuan belajarnya hingga umur sepuluh tahun saja, setelah itu ia akan kehilangan kemampuan yang telah dipelajarinya. 

4. Pervasive developmental disoreder - not otherwise specified (PDD-NOS), yang disebut juga sebagai atypical autisme. 


Gejala-gejalanya 
Kelainan autisme hanya dapat diketahui ketika anak tersebut telah berumur dua tahun dan kebanyakan dari penderita autisme akan bertingkah seakan-akan ia memiliki dunianya sendiri tanpa menyadari kehadiran orang lain. 

Kesulitan dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya, kemampuan bicaranya yang lambat dari orang normal, tidak dapat diajak berbicara dalam waktu yang lama, tidak ada kontak mata dengan lawan bicara, selalu mengulang kata yang telah diucapkannya, dan juga kesulitan berkomunikasi baik secara verbal maupun non-verbal. 

Seorang anak penderita autisme memiliki tingkat kesensitifitasan yang melebihi dari manusia normal, khususnya indra penglihatannya, pendengaran, sentuhan, penciuman, ataupun rasa. 

Hal ini ditunjukkan ketika mereka merasa terganggu dengan suara berisik maka ia akan menutup kedua telinganya erat-erat. 

Mereka lebih menyenangi suatu hal yang itu-itu saja, penderita autisme akan lebih fokus pada suatu hal saja misalkan ia suka akan musik, maka ia akan lebih cepat mempelajari hal yang berhubungan dengan musik saja. 

Melakukan gerakan yang sama berulang kali, menunjukan sesuatu ketertarikan yang berlebihan pada suatu objek tertentu. 


Autisme, Kekurangan atau Kelebihan? 
Mungkin kelainan autisme ini justru memberikan suatu kelebihan bagi sang penderitanya, hal ini terbukti dari kasus yang terjadi pada, Jacob Barnett, seorang anak yang berumur 12 tahun di Amerika yang dapat memecahkan teori "Big Bang" (teori konsep rumusan matematika yang sangatlah rumit), dan setelah dilakukan serangkaian tes ternyata ia memiliki IQ melebihi Albert Einstein (170). 
http://sundaytimes.lk/110327/images/Jacob-Barnett.jpg

Jacob mengidap Aspergers syndrome, Kristine Barnett, ibu dari Jacob sempat heran ketika anaknya tidak dapat mengucapkan sepatah kata pun hingga ia menginjak usia dua tahun. 

Akibat kelainan yang dideritanya tersebut, Jacob menjadi pengajar di Universitas Indiana. Ia mengajar tentang hal-hal yang berhubungan dengan dunia matematika (kalkulus, aljebra, geometri, dan trigonometri) yang mungkin bagi kita sendiri pelajaran tersebut sangatlah membosankan sekali. 
http://thautcast.com/drupal5/images/jacobb.png

Tidak hanya itu saja, ia juga sedang mengembangkan teori relativitas dari Einstein saat ini.

sumber
Read More >>
PADA tahun 2020 nanti diperkirakan kematian akibat kebiasaan merokok akan lebih banyak dibandingkan dengan HIV, TBC, kematian persalinan, kecelakaan lalu-lintas, bunuh diri, dan pembunuhan.
Seprti halnya pada Rokok Mengandung Darah Babi prediksi tersebut bukan tanpa alasan. Meskipun hampir setiap orang tahu bahwa merokok dapat menimbulkan gangguan kesehatan, tetapi jumlah perokok terus saja bertambah. Kebiasaan merokok pun tidak lagi didominasi oleh kaum pria. Hampir di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang, semakin banyak kaum wanita yang gandrung merokok.
Beragam alasan melatarbelakangi kebiasaan merokok pada wanita. Tidak sedikit di antaranya yang beranggapan bahwa rokok adalah simbol wanita modern yang seksi, glamour, matang, dan mandiri. Akan tetapi, di lain pihak ada pula orang yang memiliki kesan bahwa wanita yang merokok bukanlah wanita “baik-baik”. Tak perlu diperdebatkan, kedua pendapat subjektif itu tentu saja sama ngawurnya. Merokok bukanlah cara yang benar untuk menunjukkan independensi seorang wanita. Demikian pula sebaliknya, merokok tidak dapat dijadikan ukuran moral seseorang. Jadi jelas bahwa anjuran untuk tidak merokok semata-mata atas pertimbangan dampak negatifnya terhadap kesehatan.
Merokok dan kesehatan reproduksi
Pada prinsipnya, merokok adalah kebiasaan yang dapat merugikan kesehatan, baik bagi pria maupun wanita. Hubungan erat antara penyakit jantung, paru-paru, dan kanker dengan kebiasaan merokok tentunya sudah menjadi pengetahuan umum. Sayangnya, dampak negatif rokok terhadap wanita tidak “sesempit” itu. Begitu banyak gangguan kesehatan akibat kebiasaan merokok yang secara “eksklusif” hanya menyerang kaum wanita, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.
Gangguan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi tersebut dapat bermacam-macam bentuknya,  health articles ini mungkin dirasa perlu dikarenakan untuk pencegahan mulai dari gangguan haid, early menopause (lebih cepat berhenti haid) hingga sulit untuk hamil. Pada wanita perokok terjadi pula peningkatan risiko munculnya kasus kehamilan di luar kandungan dan keguguran. Selain itu, sebagaimana yang tertulis dengan jelas dalam setiap kemasan rokok, 
kebiasaan merokok dapat menyebabkan timbulnya kecacatan pada janin.
Sejauh ini terdapat kurang lebih dua puluh penelitian yang memaparkan kaitan merokok dengan infertilitas. Penelitian pada mencit menunjukkan, nikotin dalam rokok menyebabkan gangguan pematangan ovum (sel telur). Hal inilah yang diduga menjadi penyebab sulitnya terjadi kehamilan pada wanita yang merokok. Selain itu, nikotin juga menyebabkan gangguan pada proses pelepasan ovum dan memperlambat motilitas tuba, sehingga risiko seorang wanita perokok untuk mengalami kehamilan di luar kandungan menjadi sekira 2-4 kali lebih tinggi dibandingkan wanita bukan perokok.
Nikotin pula yang menjadi biang kerok berkaitan dengan healthy lifestyle timbulnya gangguan haid pada wanita perokok. Zat yang menyebabkan seseorang ketagihan merokok ini, ternyata memengaruhi metabolisme estrogen. Sebagai hormon yang salah satu tugasnya mengatur proses haid, kadar estrogen harus cukup dalam tubuh. Gangguan pada metabolismenya akan menyebabkan haid tidak teratur. Bahkan dilaporkan bahwa wanita perokok akan mengalami nyeri perut yang lebih berat saat haid tiba.
Merokok berhubungan dengan risiko tinggi untuk mengalami kelainan dalam kehamilan, antara lain ketuban pecah sebelum waktunya (KPSW) dan gangguan pada plasenta (ari-ari). Kebiasaan merokok pun dikaitkan dengan kelahiran prematur dan berat badan bayi yang dilahirkan akan cenderung rendah. Bayi yang terlahir dengan berat badan rendah biasanya memiliki risiko tinggi untuk mengalami kesakitan bahkan kematian.
Kulit keriput dan tulang rapuh
Di luar masalah kesehatan reproduksi, seorang wanita perokok juga dihadapkan pada masalah kecantikan dan kesehatan tulang. Profesor Antony Young dari Guys, Kings and St.Thomas School of Medicine, London Inggris, menyatakan bahwa seseorang merokok atau tidak dapat diketahui hanya dengan melihat wajahnya. Seorang perokok memiliki lebih banyak kerutan dan warna kulitnya terlihat lebih keabuan. Ini yang menyebabkan mereka tampak lebih tua dibandingkan wanita seusianya.
Merokok mengaktifkan enzim yang menghancurkan kolagen, sebuah zat yang diperlukan untuk mempertahankan elastisitas kulit. Akibatnya, pada wajah seorang perokok akan timbul lebih banyak kerutan dibandingkan bukan perokok, terutama di sekitar mulut dan mata. Selain itu, saat seorang perokok menghisap rokoknya, karbon monoksida yang terdapat dalam asap rokok akan terserap di dalam darah. Zat toksik yang biasa terdapat pada asap knalpot kendaraan bermotor itu, ternyata 200 kali lebih mudah terikat pada hemoglobin (transporter oksigen) dibandingkan oksigen. Hal ini menyebabkan organ-organ yang seharusnya mendapatkan oksigen dan nutrisi makanan menjadi terganggu metabolismenya, termasuk kulit, organ terluas yang perlu diberi nutrisi.

Masalah lainnya yang harus dihadapi seorang wanita perokok adalah kerapuhan pada tulang. Wanita perokok memiliki massa tulang yang lebih rendah karena efek inhibisi estrogen yang disebabkan oleh nikotin. Padahal, estrogen juga berperan penting untuk membantu metabolisme tulang.
Seperti diketahui, secara alamiah saat seorang wanita mengalami menopause kadar estrogen dalam tubuhnya akan berkurang drastis. Di sisi lain, wanita perokok akan memiliki kadar estrogen yang lebih rendah dan berisiko mengalami menopause lima tahun lebih cepat dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok. Kombinasi kedua hal tersebut mengakibatkan wanita perokok berisiko tinggi untuk mengalami osteoporosis (keropos tulang).
Tanpa bermaksud menakut-nakuti, seluruh fakta tentang dampak negatif rokok terhadap kesehatan wanita sangat penting untuk diketahui. Namun perlu pula diingat, sedalam apa pun pengetahuan tersebut kita miliki, tentu tak akan banyak artinya jika tidak disertai dengan upaya konkret untuk berhenti merokok. Yakinlah bahwa dengan tidak merokok dan mencoba dengan healthy liferstyle kita telah menanamkan investasi besar bagi kesehatan pribadi maupun orang-orang terdekat yang kita sayangi.
Gimana kaum hawa masih tertarik dengan bisikan rokok?

Read More >>

Kanker serviks atau kanker leher rahim (sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita. Setiap satu jam, satu wanita meninggal di Indonesia karena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. Fakta menunjukkan bahwa jutaan wanita di dunia terinfeksi HPV, yang dianggap penyakit lewat hubungan seks yang paling umum di dunia.
Di Indonesia, setiap satu jam, satu wanita meninggal karena kanker serviks
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi ini merupakan faktor risiko utama kanker leher rahim. Setiap tahun, ratusan ribu kasus HPV terdiagnosis di dunia dan ribuan wanita meninggal karena kanker serviks, yang disebabkan oleh infeksi itu. Mengingat fakta yang mengerikan ini, maka berbagai tindakan pencegahan dan pengobatan telah dibuat untuk mengatasi kanker serviks atau kanker leher rahim.
Kanker serviks atau kanker leher rahim terjadi di bagian organ reproduksi seorang wanita. Leher rahim adalah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita. Di bagian inilah tempat terjadi dan tumbuhnya kanker serviks. Apa penyebab kanker serviks atau kanker leher rahim? Bagaimana cara pencegahannya? Serta bagaimana cara mengatasinya jika sudah terinfeksi HPV?
HPV
Kanker serviks disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) atau virus papiloma manusia. HPV menimbulkan kutil pada pria maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum. Hanya beberapa saja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh.

Penyebab dan Gejala Kanker Serviks
Kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks. Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini, itulah sebabnya kanker serviks yang dimulai dari infeksi HPV dianggap sebagai "The Silent Killer".
Beberapa gejala bisa diamati meski tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks.
Ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, lalu menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim Anda. Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini. Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke closet. Bila Anda menggunakannya tanpa membersihkannya, bisa saja virus kemudian berpindah ke daerah genital Anda.
Buruknya gaya hidup seseorang dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.
Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker.
Sering kali, pria yang tidak menunjukkan gejala terinfeksi HPV itulah yang menularkannya kepada pasangannya. Seorang pria yang melakukan hubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker serviks, akan menjadi media pembawa virus ini. Selanjutnya, saat pria ini melakukan hubungan seks dengan istrinya, virus tadi dapat berpindah kepada istrinya dan menginfeksinya

Deteksi Kanker Serviks
Bagaimana cara mendeteksi bahwa seorang wanita terinfeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks? Gejala seseorang terinfeksi HPV memang tidak terlihat dan tidak mudah diamati. Cara paling mudah untuk mengetahuinya dengan melakukan pemeriksaan sitologis leher rahim. Pemeriksaan ini saat ini populer dengan nama Pap smear atau Papanicolaou smear yang diambil dari nama dokter Yunani yang menemukan metode ini yaitu George N. Papanicolaou. Namun, ada juga berbagai metode lainnya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV dan kanker serviks seperti berikut:
·  IVA
IVA yaitu singkatan dari Inspeksi Visual dengan Asam asetat. Metode pemeriksaan dengan mengoles serviks atau leher rahim dengan asam asetat. Kemudian diamati apakah ada kelainan seperti area berwarna putih. Jika tidak ada perubahan warna, maka dapat dianggap tidak ada infeksi pada serviks. Anda dapat melakukan di Puskesmas dengan harga relatif murah. Ini dapat dilakukan hanya untuk deteksi dini. Jika terlihat tanda yang mencurigakan, maka metode deteksi lainnya yang lebih lanjut harus dilakukan.
·  Pap smear
Metode tes Pap smear yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes itu dapat menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut laporan sedunia, dengan secara teratur melakukan tes Pap smear telah mengurangi jumlah kematian akibat kanker serviks.
·  Thin prep
Metode Thin prep lebih akurat dibanding Pap smear. Jika Pap smear hanya mengambil sebagian dari sel-sel di serviks atau leher rahim, maka Thin prep akan memeriksa seluruh bagian serviks atau leher rahim. Tentu hasilnya akan jauh lebih akurat dan tepat.
·  Kolposkopi
Jika semua hasil tes pada metode sebelumnya menunjukkan adanya infeksi atau kejanggalan, prosedur kolposkopi akan dilakukan dengan menggunakan alat yang dilengkapi lensa pembesar untuk mengamati bagian yang terinfeksi. Tujuannya untuk menentukan apakah ada lesi atau jaringan yang tidak normal pada serviks atau leher rahim. Jika ada yang tidak normal, biopsi — pengambilan sejumlah kecil jaringan dari tubuh — dilakukan dan pengobatan untuk kanker serviks segera dimulai.

Mengobati Kanker Serviks
Jika terinfeksi HPV, jangan cemas, karena saat ini tersedia berbagai cara pengobatan yang dapat mengendalikan infeksi HPV. Beberapa pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan pembekuan).
Jika kanker serviks sudah sampai ke stadium lanjut, maka akan dilakukan terapi kemoterapi. Pada beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomi yaitu operasi pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.
Namun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, bagaimana cara mencegah terinfeksi HPV dan kanker serviks? Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker serviks.

Mencegah Kanker Serviks
·                Meski kanker serviks menakutkan, namun kita semua bisa mencegahnya. Anda dapat melakukan banyak tindakan pencegahan sebelum terinfeksi HPV dan akhirnya menderita kanker serviks. Beberapa cara praktis yang dapat Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
·                Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.
·                Hindari merokok. Banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.
·                Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.
·                Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.
·                Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.
·                Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur. Saat ini tes Pap smear bahkan sudah bisa dilakukan di tingkat Puskesmas dengan harga terjangkau.
·                Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.
·                Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.
·                Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Ini dapat dilakukan sendiri atau dapat juga dengan bantuan dokter ahli. Tujuannya untuk membersihkan organ intim wanita dari kotoran dan penyakit.

Hidup Sehat Tanpa Kanker Serviks
Kanker serviks bisa dicegah dan bisa diobati. Deteksi sejak dini dan rutin melakukan Pap smear akan memperkecil risiko terkena kanker serviks. Ubah gaya hidup Anda dan juga pola makan Anda agar terhindar dari penyakit yang membunuh banyak wanita di dunia ini. Dengan demikian, maka kesehatan serviks atau leher rahim lebih terjamin. Dengan penanganan yang tepat, kanker serviks bukanlah sesuatu yang menakutkan.
Read More >>


Penyakit asam urat biasanya menyerang mereka yang sudah berumur diatas 40 tahun. Dan menurut data statistic, lelaki lebih banyak terserang penyakit ini ketimbang perempuan. Sedangkan perempuan yang kerap terserang penyakit ini adalah perempuan di usia menjelang atau yang telah memasuki masa menopause. Wanita produktif, lantaranmasih punya kadar hormone estrogen tinggi, mampu mengekspresikan asam urat yang berlebihan dari dalam tubuh.
Kadar asam urat darah yang normal adalah 3,4 sampai dengan 7,0 mg/dl untuk pria dewasa, dan 2,4 sampai dengan 5,7 mg/dl untuk wanita dewasa. Gejala awal yang disebabkan oleh kadar asam urat tinggi adalah penderitanya sering merasa kesemutan pada jari tangan atau jari kaki. Selain itu, penderita juga mengalami rasa nyeri di persendian jemari kaki atau tangan, di punggung kaki, di tumit, di lutut, di siku, di pinggang, di bahu, atau beberapa bagian tubuh lainnya. Rasa nyeri itu terkadang sangat berlebuhan sehingga dapat sangat mengganggu aktivitas penderitanya. Tapi, biasanya nyeri itu akan reda lalu hilang dengan sendirinya dalam waktu tertentu kendati tidak diobati sama sekali.
Bila penyakit ini tak ditangani, kesemutan dan rasa nyeri itu akan makin parah, durasi serangannya makin tinggi, dan frekuensi kemunculannya juga makin tinggi. Kadar asam urat yang tinggi, bila dibiarkan terus, bisa berubah menjadi Kristal-kristal urat, yang dapat menyebar ke seluruh jaringan tubuh. Dan bila Kristal-kristal itu sudah menyerang persendian, tempat yang kena serangan itu bisa membengkak, terasa sakit sekali, dan berwarna kemerah-merahan. Kristal-kristal urat yang makin banyak akan membuat kinerja ginjal terganggu. Sebagai akibatnya, muncullah penyakit baru, berupa gangguan ginjal, bahkan gagal ginjal. Kalau sudah begini, seorang penderita biasanya terpaksa melakukan cuci darah secara berkala, sampai akhir hayatnya.
Selain factor genetic alias keturunan, yang bisa memicu penyakit asam urat untuk muncul cukup banyak. Jarang berolahraga, tidak peduli pada pola makan yang baik, lebih banyak menghabiskan waktu di ruangan ber-AC, merupakan beberapa diantara sekian banyak contoh pemicunya. Jadi, apa yang harus dilakukan bila sudah terserang? Tentu menjaga pola makan serta menjalankan polahidup yang sehat. Untuk itu, hindarilah memakan jeroan, seafood, makanan yang diawetkan, daging, makanan atau minuman yang beralkohol, asparagus, kembang kol, bayam, buncis, toge, kankung, melinjo, kacang tanah, durian, nangka, dan beberapa jenis pangan lainnya.

Sumber :
Tabloid Bulanan Matralife edisi 05 Maret 2010
http://filekebidanan.blogspot.com/2010/03/lama-di-ruangan-ber-ac-ternyata-bisa.html
Read More >>
Kolagen adalah salah satu protein yang menyusun tubuh manusia. Keberadaan kolagen adalah kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat di tubuh. Kolagen adalah struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit. Serat kolagen memiliki daya tahan yang kuat terhadap tekanan. Kata kolagen sendiri berasal dari bahasa Yunani yang artinya (bersifat lekat atau menghasilkan pelekat).
Banyak produk perawatan wajah mengklaim mampu menghambat penuaan dengan mendorong sel-sel untuk memproduksi lebih banyak kolagen. Memangnya apa sih kelebihan kolagen?
Kolagen menjadi komponen pembangun utama pada dermis, salah satu lapisan terendah pada kulit. Kolagen penting untuk menjaga kulit tetap kencang dan lentur. Kolagen kerap disamakan dengan kasur, ketika masih baru, kasur masih kencang dan elastis. Lama-kelamaan, kasur mulai kempes.
Kolagen bisa rusak karena sejumlah alasan. Pertama, dengan bertambahnya usia, kolagen pada kulit mulai memecah dan kaku. Saat kulit kita masih sehat, helaian-helaian kolagen meluncur dengan mudah satu sama lain sehingga kulit kembali normal setelah Anda meregangkan wajah karena tersenyum atau mengerutkan dahi. Namun, ketika kolagen mulai melebur, kulit kehilangan elastisitas dan tidak kembali normal.
Kita akan selalu membutuhkan suplai kolagen dalam jumlah yang cukup. Meski begitu, tak mudah memelihara dan mendapatkan bahan ini. Faktanya, dari usia sekitar 25 tahun, tubuh juga mulai kehilangan kolagen sebanyak 1,5 persen setiap tahun. Akibatnya, kolagen yang rusak tadi tidak mampu memberikan dukungan yang baik untuk lapisan kulit teratas. Saat itulah kulit mulai menjadi keriput. Ketika keriput mulai terjadi, itu berarti kolagen tidak berfungsi lagi.
Untuk memaksimalkan fungsi kolagen, jaga persediaan kolagen di dalam tubuh dengan mengonsumsi suplemen kolagen. Suplemen ini akan mengisi kembali persediaan kolagen dalam tubuh. Asupan suplemen kolagen secara rutin akan menghidupkan kembali kulit, menjaganya tetap sehat, mengurangi garis-garis keriput di wajah, serta menguatkan kuku dan memperbaiki kondisi rambut.
Suplemen ini paling baik dikonsumsi sebelum berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lain. Saat itulah fungsi kolagen menjadi maksimal dengan meningkatkan energi serta performa Anda. Suplemen ini juga menjaga dan mengisi kembali massa otot untuk meningkatkan pengambilan lemak tubuh sehingga berperan dalam mengendalikan berat badan.

Suplemen kolagen bagi perempuan mungkin sudah tidak asing lagi karena dipercaya bisa mencegah proses penuaan. Apa saja keuntungan dan efek samping dari suplemen kolagen?
Secara alami tubuh manusia akan memproduksi kolagen dalam jumlah yang memadai. Tapi seiring bertambahnya usia seseorang, maka produksi kolagen akan menurun.
Akibatnya tanda-tanda proses penuaan akan mulai terlihat seperti keriput, kulit mengendur, kuku yang semakin rapuh dan nyeri pada sendi. Untuk mencegah proses tersebut, maka banyak orang yang mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen kolagen.
Seperti dikutip dari Livestrong, Rabu (12/5/2010) kolagen adalah bahan protein alami di dalam tubuh yang dapat ditemukan pada tulang, kulit dan jaringan ikat. Sedangkan kolagen sintetik yang terdapat dalam suplemen biasanya diambil dari kolagen hewan seperti sapi.
Suplemen yang digunakan untuk mencegah keriput biasanya digunakan dengan menyuntikkan zat tersebut secara langsung ke daerah wajah sehingga akan terlihat lebih halus.
Suplemen ini juga bisa digunakan untuk mengobati kondisi lain seperti inkontinensia (orang yang tidak bisa menahan pipis) dan rheumatoid arthritis.
Suplemen kolagen yang biasa tersedia di pasaran bisa dalam bentuk pil, krim atau suntikan. Selain itu setiap suplemen kolagen biasanya mengandung jenis kolagen tertentu dengan fungsi yang berbeda-beda.
Meski suplemen ini ada dipasaran, bukan berarti tidak memiliki efek samping. Karenanya ketahui apa saja keuntungan dan efek samping dari penggunaan suplemen kolagen ini, yaitu:

Keuntungan
1.             Bagi orang yang memiliki masalah tulang atau arthritis umumnya mengambil suplemen yang mengandung kolegan II, karena merupakan komponen utama dari tulang rawan hialin sehingga dapat mengurangi rasa nyeri.
2.             Jika digunakan untuk meremajakan kulit cenderung menggunakan kolagen I dan III.
3.             Suplemen kolagen untuk sendi dapat membantu meningkatkan pergerakan dari sendi, mengurangi peradangan, memperkuat jaringan ikat dan dipercaya bisa mempercepat proses penyembuhan.
4.             Memperkuat pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi sehingga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Efek samping
1.             Karena kolagennya berasal dari hewan tertentu seperti sapi atau ayam, maka pastikan terlebih dahulu untuk tidak alergi terhadap komponen tersebut.
2.             Suntikan kolagen kadang menimbulkan reaksi alergi seperti mual, sakit kepala dan muntah.
3.             Suntikan kolagen bisa memiliki beberapa efek samping terutama bagi orang yang sangat sensitif, seperti memar atau infeksi.
4.             Orang dengan kelainan autoimun bisa menyebabkan tubuh bereaksi terhadap zat asing dari suplemen kolagen yang masuk ke dalam tubuh, sehingga wajah tampak mengembung.

Sebelum menggunakan suplemen kolagen, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu untuk mengetahui jumlah suplemen yang aman dikonsumsi serta kenali kondisi diri sendiri terutama dari berbagai macam alergen.

Read More >>






Menguap Terlalu Keras, Mulut Remaja
17 Tahun Ini Terus Menganga

Quote:
NORTHAMPTON - Seorang remaja menguap begitu keras di kelas mata pelajaran politik yang membuat mulutnya terbuka lebar dan harus dibawa ke rumah sakit.

Holly Thompson, 17, sedang belajar untuk mata pelajaran pemerintah dan politik A-level di Northampton School for Girls ketika rahangnya mengalami dislokasi dan tidak dapat ditutup kembali.

Menguap adalah hal yang sangat manusiawi apalagi saat bosan, mengantuk, atau kadar oksigen dalam otak berkurang. Namun, hati-hati saat menguap. Jangan sampai Anda tidak dapat menutup mulut kembali, seperti menimpa remaja asal Inggris, Holly Thompson.

Gadis 17 tahun itu menguap saat sedang mengikuti pelajaran politik di sekolahnya, Kingsthorpe, Northampton. Namun, itu menjadi awal petaka. Setelah membuka mulut lebar-lebar, ia seperti terperangkap. Mulutnya tidak dapat mengatup kembali.

Holly, dari Kingsthorpe, Northampton, mengatakan: "Saya sangat terkejut, ekspresi saya mungkin mengatakan itu semua. Saya menyikut teman saya untuk menunjukkan apa yang terjadi tapi saya sungguh malu."

Terkejut tidak dapat menutup mulutnya kembali, Holly segera meminta bantuan teman sekelasnya. Namun, sia-sia. "Ketika dia tidak dapat membantu saya menutup mulut, dia melapor ke guru," ujarnya seperti diberitakan dari Daily Mail.

Merasa malu karena ditertawakan teman-teman sekelas dan guru, Holly langsung memeriksakan diri ke unit kesehatan sekolah. Namun, semua upaya yang dilakukan perawat untuk menutup rahangnya gagal. Ia lalu dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Walaupun sangat aneh dan mungkin lucu, dokter Ejiro Obakponovwe tidak berpikir hal tersebut patut ditertawakan. "Ini bisa sangat serius karena dia tidak bisa makan, tidak bisa benar-benar minum, dan akan benar-benar dehidrasi," ujar Ejiro dalam acara BBC 'Bizarre ER'.

Untuk mengatasi hal ini, Ejiro meletakkan 26 depressors lidah di mulut Holly. Ini dilakukan untuk membuat rahang letih dan rileks sehingga bisa kembali mengatup. Setelah itu berhasil, Ejiro pun memperbaiki posisi rahang Holly dengan kedua tangannya. Setelah kejadian itu, Holly dilarang menguap, karena posisi rahangnya menjadi tidak stabil.

Terlepas dari penderitaannya, kejadian yang dianggap memalukan ini justru membuatnya terkenal di Youtube. Bagaimana tidak, video yang menampilkan cidera Holly dikemas dengan sangat unik dan lucu, di mana dia digambarkan dalam tokoh kartun. "Itu bagus, tapi saya lebih suka menjadi terkenal untuk sesuatu yang lain," ujar Holly.

Remaja, yang juga belajar untuk A-level dalam bahasa Spanyol, bahasa Inggris dan psikologi, itu mengatakan, "Benar-benar buruk di rumah sakit. Saya harus duduk di ruang tunggu dengan syal di mulut saya sehingga tak ada yang melihat apa yang terjadi."

"Sungguh sulit untuk berkomunikasi dengan dokter. Saya pikir mereka hanya akan memberi saya beberapa obat, tidak menaruh potongan kayu di sana."
Secara total, rahangnya tertahan selama lima jam, dan masih terasa sakit selama beberapa jam setelah itu.
Holly mengatakan, "Teman-teman saya terus mendatangi saya dan menanyakan bagaimana rahang saya dan mengatakan saya terkenal."


sumber: http://fathur-net.blogspot.com/2011/05/menguap-terlalu-keras-mulut-remaja-17.html
Read More >>
Ketahui alasan mengapa dampak negatif alkohol muncul lebih cepat pada wanita.



VIVAnews - Untuk Anda para wanita, berhati-hatilah dalam mengonsumsi minuman beralkohol. Efek negatif alkohol ternyata muncul lebih cepat pada wanita dibandingkan pria.

Bukan hanya lebih cepat mabuk, wanita juga berisiko lebih cepat terkena penyakit akibat konsumsi alkohol.

Pada pria dan wanita, pengolahan alkohol di liver melalui proses metabolisme dengan tingkat yang sama. Yang membedakan, kondisi cairan tubuh pria dan wanita. Dalam tubuh pria terdapat 65 persen cairan, sementara wanita 55 persen.

"Alkohol diserap dalam darah kemudian dibawa oleh sel-sel cairan. Karena wanita memiliki cairan tubuh lebih sedikit dibandingkan pria, konsentrasi alkohol dalam darahnya bisa lebih tinggi meskipun mengonsumsi jumlah alkohol yang sama," kata Dr Marsha Morgan, dari University College London Medical School, seperti dikutip dari Daily Mail.
Kondisi liver wanita sebenarnya tidak lebih sensitif daripada liver pria. Hal yang membedakan dan membuat efek negatif alkohol muncul lebih cepat pada wanita adalah konsentrasi alkohol yang mencapai liver wanita jauh lebih besar, sehingga livernya lebih cepat rusak.

Dr Morgan menggambarkan jika seorang pria dan wanita yang memiliki berat badan sama, diberikan minuman dengan kadar alkohol yang sama, konsentrasi alkohol pada liver tetap akan berbeda. Konsentrasi alkohol pada liver wanita akan lebih tinggi daripada pria.

"Seorang pria dengan berat 65 kilogram, yang mengonsumsi tiga gelas minuman beralkohol, kadar alkohol dalam darahnya akan sama dengan wanita dengan berat 65 kilogram yang hanya mengonsumsi dua gelas minuman beralkohol," kata dr Morgan

sumber: http://kosmo.vivanews.com/news/read/214273-pada-wanita--efek-alkohol-muncul-lebih-cepat
Read More >>
 http://www.bloggaul.com/rawinaw/pic/rawinaw_1112005115357AM_hydrosefalus.jpg



Penyakit ini semakin populer saja. Berita seorang anak yang menderita kelainan otak ini tak jarang menghias di berbagai media di Tanah Air. Kondisi fisik penderita memang sangat memprihatinkan dan menyentuh hati nurani, terlebih penyakit ini banyak diderita oleh orang yang berasal dari keluarga yang tidak mampu. Akibatnya, penanganan penderita sering terlambat dan tidak memungkinkan lagi dilakukan tindakan bedah. Secara anatomi, di dalam ruang tengkorak, selain terdapat jaringan otak, juga terdapat struktur pembuluh darah dan cairan otak. Cairan otak terletak di dalam ruang khusus yang disebut sebagai ventrikel dan diproduksi oleh sel-sel dalam ventrikel yang dikenal sebagai pleksus khoroideus. Jumlah produksi cairan tersebut pada manusia adalah 0,35 mililiter (ml) setiap menit atau 500 ml sehari. Cairan itu secara teratur diproduksi dan mengalir dari ventrikel satu ke yang lain, ke luar di sekitar otak, rongga sumsum tulang belakang kemudian di serap ke pembuluh darah balik. Sirkulasi, produksi, dan penyerapan cairan otak pertama kali diteliti oleh Cotugno pada tahun 1764.
Lalu apa manfaat cairan otak?
Pertama, cairan otak dapat bertindak sebagai shock absorber, yakni mengurangi efek trauma dari luar. Tak jauh berbeda dengan fungsi pegas kendaraan. Kedua, cairan otak sebagai buoyancy yang membuat otak terapung sehingga dapat mengurangi beban otak dari 1.400 gram menjadi 50 gram. Hal itu penting untuk mengurangi penekanan atau geseran dasar otak dengan permukaan dasar ruang tengkorak yang tidak rata. Berikutnya, cairan otak berfungsi seperti air kencing, yakni membuang produk sisa, termasuk obat-obatan yang berbahaya. Terakhir, cairan otak pula menjadi media transportasi hormon-hormon dan nutrisi yang diperlukan oleh sel-sel otak.
Hidrosefalus adalah jenis penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal). Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital.

PATOGENESA
Gangguan aliran cairan otak-berdasarkan riset dari lembaga National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), Amerika Serikat-ada tiga jenis, yakni yang pertama gangguan aliran adanya hambatan sirkulasi, contoh tumor otak yang terdapat di dalam ventrikel akan menyumbat aliran cairan otak. Kedua, aliran cairan otak tidak tersumbat, sebaliknya cairan itu diproduksi berlebihan, akibatnya cairan otak bertambah banyak, contoh: tumor ganas di sel-sel yang memproduksi cairan otak.
Kemudian, yang ketiga, bila cairan otak yang mengalir jumlahnya normal dan tidak ada sumbatan, tetapi ada gangguan dalam proses penyerapan cairan ke pembuluh darah balik. Sehingga otomatis, jumlah cairan akan meningkat pula. Misalnya, bila ada cairan nanah (meningitis atau infeksi selaput otak) atau darah (akibat trauma) di sekitar tempat penyerapan.
Ketidakseimbangan antara produksi dan penyerapan, dapat perlahan atau progresif, menyebabkan ventrikel-ventrikel tersebut melebar, kemudian menekan jaringan otak sekitarnya. Tulang tengkorak bayi di bawah dua tahun yang belum menutup akan memungkinkan kepala bayi membesar.
Pembesaran kepala merupakan salah satu petunjuk klinis yang penting untuk mendeteksi hidrosefalus. Menurut peneliti Milrohat TH (1982), Paine RS (1967), dan Brett EM (1983), upaya pengukuran lingkar kepala secara serial dan teratur sangat penting dalam deteksi dini penyakit ini.
Perkembangan lingkar kepala normal pada bayi cukup bulan adalah 2 cm per bulan untuk 3 bulan pertama, 1 cm per bulan untuk 3 bulan kedua, dan 0,5 cm per bulan untuk 6 bulan berikutnya. Nellhaus pada tahun 1968 menciptakan diagram persentil lingkar kepala yang masih digunakan hingga sekarang.
Manifestasi klinis lain antara lain ialah ubun-ubun besar bayi akan melebar dan menonjol, pembuluh darah di kulit kepala makin jelas, gangguan sensorik-motorik, gangguan penglihatan (buta), gerakkan bola mata terganggu (juling), terjadi penurunan aktivitas mental yang progresif, bayi rewel, kejang, muntah-muntah, panas badan yang sulit dikendalikan, dan akhirnya gangguan pada fungsi vital akibat peninggian tekanan dalam ruang tengkorak yang berupa pernapasan lambat, denyut nadi turun dan naiknya tekanan darah sistolik.
Untuk menunjang dan melengkapi diagnosis, diperlukan pemeriksaan tambahan mulai dari yang sederhana, seperti foto polos kepala dan disusul dengan pemeriksaan ultrasonografi. Pemeriksaan dengan sonografi menjadi data minimal untuk menilai pelebaran ventrikel dan ketebalan jaringan otak. Jika ketebalan kurang dari 2 cm, maka dinilai tindakan bedah tidak bermanfaat lagi.
Sedangkan pencitraan yang mampu melihat detail ruang tengkorak dan jaringan otak, dipilih pemeriksaan computerized tomography scan (CT scan) atau magnetic resonance imaging (MRI) karena dapat mendeteksi struktur anatomi otak, dan penyebab hidrosefalus, misalnya tumor dalam rongga ventrikel yang semua itu berkaitan dengan strategi penanganan hidrosefalus.
NINDS menyebutkan bahwa kategori penanganan hidrosefalus adalah life saving and life sustaining” yang berarti penyakit ini memerlukan diagnosis dini yang dilanjutkan dengan tindakan bedah secepatnya. Keterlambatan akan menyebabkan kecacatan dan kematian penderita. Tindakan bedah pada hidrosefalus sesungguhnya telah dirintis sejak beberapa abad yang silam oleh Ferguson pada tahun 1898 berupa membuat shunt atau pintasan untuk mengalirkan cairan otak di ruang tengkorak yang tersumbat ke tempat lain dengan menggunakan alat sejenis kateter berdiameter kecil.
Cara mekanik ini terus berkembang, seperti Matson (1951) menciptakan pintasan dari rongga ventrikel ke saluran kencing (ventrikulo ureter), Ransohoff (1954) mengembangkan pintasan dari rongga ventrikel ke rongga dada (ventrikulo-pleural). Selanjutnya, Holter (1952), Scott (1955), dan Anthony J Raimondi (1972) memperkenalkan pintasan ke arah ruang jantung atria (ventrikulo-atrial) dan ke rongga perut (ventrikulo-peritoneal) yang alirannya searah dengan menggunakan katup pengaman.
Teknologi pintasan terus berkembang dengan ditemukan bahan-bahan yang inert seperti silikon yang sebelumnya menggunakan bahan polietilen. Hal itu penting karena selang pintasan itu ditanam di jaringan otak, kulit, dan rongga perut dalam waktu yang lama bahkan seumur hidup penderita sehingga perlu dihindarkan efek reaksi penolakan oleh tubuh. Produk selang pintasan kini semakin canggih, contoh ada yang dilengkapi dengan klep sehingga dapat diatur tekanan aliran cairan otak, ada juga dilapisi dengan bahan antibakteri dan ada campuran materi khusus sehingga selang lebih awet, lentur, dan tidak mudah putus.
Tindakan bedah pemasangan selang pintasan dilakukan setelah diagnosis dilengkapi dan indikasi serta syarat dipenuhi. Tindakan dilakukan terhadap penderita yang telah dibius total, ada sayatan kecil di daerah kepala dan dilakukan pembukaan tulang tengkorak dan selaput otak yang selanjutnya selang pintasan ventrikel di pasang, disusul kemudian dibuat sayatan kecil di daerah perut, dibuka rongga perut lalu ditanam selang pintasan rongga perut antara kedua ujung selang tersebut dihubungkan dengan sebuah selang pintasan yang ditanam di bawah kulit sehingga tidak terlihat dari luar.
Tindakan bedah harus septik-aseptik untuk menghindari komplikasi infeksi karena tindakan ini adalah menanam benda asing, yaitu selang pintasan dalam tubuh manusia sama halnya dengan pemasangan klep jantung buatan. Malah dianjurkan untuk kamar bedah beserta isinya, termasuk sarung tangan, harus free latex untuk mencegah reaksi jaringan.
Pada dekade terakhir, selain teknik bedah dengan menggunakan selang pintasan, pada kasus tertentu juga dipilih teknik neuroendoskopi dalam penanganan hidrosefalus. Endoskopi dapat digunakan sebagai alat diagnosis dan sekaligus tindakan bedah. Mixter pada tahun 1923 membuat pionir yang menggunakan alat endoskopi. Teknologi lensa dan digital yang makin berkembang pesat sangat pula mempengaruhi penemuan alat endoskopi.
VRIES pada tahun 1978 mengembangkan endoskopi yang canggih, yakni sebuah selang fiber-optik yang dilengkapi dengan peralatan bedah mikro dan sinar laser. Dengan demikian, melalui sebuah lubang di kepala, selang dipandu dengan layar televisi, dioperasikan alat bedah untuk membuka tumor yang menyumbat rongga ventrikel.
Hydrocephalus Association adalah sebuah organisasi non-profit yang didirikan oleh penderita dan keluarga penderita hidrosefalus di Amerika Serikat. Organisasi yang berdiri pada tahun 1983 dan berkantor di San Francisco itu memiliki ratusan anggota dan kegiatannya antara lain ialah penyuluhan dan konsultasi dengan para pakar, rekreasi bersama, serta pemberian beasiswa dan kesempatan bekerja bagi penderita hidrosefalus.

Mereka memiliki home page http://www.hydroassoc.org yang dapat diakses setiap saat
Read More >>